Gadis Senjakala

Akulah Senja, perempuan pencinta hujan.

Namamu Di..., Dion?

›
Entahlah siapa dia sebelum aku mengenalnya, lelaki berdasi dan kadangkala juga pakaianya rapih sering kujumpai saat shalat dzuhur berjama...

Aku, Ibu Dan Puisi

›
Aku dan ibu, dua kayu yang sering beradu. Panas tapi tak membakar, tak saling mematahkan. Pertengkaran kecil hanya karena aku kayu yang le...

Namaku; Sunyi

›
Aku adalah wanita yang jatuh cinta pada sepi. Sebab keheningan selalu mencengkam pada sunyi! Iyaa ... namaku Sunyi; Aku ingin sendirian, p...

Surat Kelahiran

›
Hujan telah menjadi rinai gerimis terakhir, kapas-kapas langit membentuk konstalasi paling magic, dan aku menaruh separuh nafas untuk men...

Catatan Akhir Desember

›
Serupa Sakura, flamboyan adalah rekah kembang di bulan-bulan kenangan, hanya saja, sakura mencecah pada batang musim semi, sementara flam...

Air Mata; Nurani

›
"Jika air mata kesedihan yang gema hal yang hilang, lalu apa yang air mata kebahagiaan?" Seperti halnya tadi malam, saya menangis...

Ri, Aku Suka Kamu!

›
Ri, aku suka..... Bagimu untuk tetap diam! Hal ini seolah-olah kau tidak hadir. Dan kau dengar dari jauh, suaraku tidak menyentuhmu, Ri? ...

Nasehat Kung-Kung

›
Kung-kung memberi nasehat kepadaku "Net, kata-kata yang keluar dari mulut adalah balamu, jadi kalau bicara itu harus hati-hati ya....

Sepeda adalah Temanku

›
Kenapa aku suka naik sepeda? You know, bicycling isn't just a matter of balance, "I said." it's a matter of faith. You c...

Sebengis Kematian

›
Mengapa kau pergi dari hidupku, Ri? Sedang hatimu telah aku naungi. Tidak--kah kau berpikir diammu serupa bumi, tangisku bagaikan guntur y...

Hening dan Diam

›
Kata-kata bisa diputar ke dalam bentuk apapun. Janji dapat dibuat membuai hati dan merayu jiwa. Dalam analisis akhir, kata berarti ap...

Hujan di September

›
Akhir september, di atas rumah nampak langit pergi dari abu-abu gelap ke hampir hitam dan guntur sekejap keras menyertai beberapa hujan pe...

Ayah adalah Mimpiku

›
Women writers make for rewarding (and efficient) lovers. They are clever liars to fathers and husbands; yet they never hold their tongues ...

Sayang, Telphon Diriku!

›
Sayang..... Aku mungkin tidak memiliki cukup kekayaan untuk memberikan, atau jauh dari menjadi orang kaya. Tapi satu hal yang saya bisa me...

Selamat datang; tinggal November!

›
Ketika saya berumur 5 tahun, ibuku selalu mengatakan kepadaku bahwa kebahagiaan adalah kunci kehidupan. Ketika saya pergi ke sekolah, mere...

Ah! Aku Ini

›
Aku datang untuk menerima perasaan, tidak ku-ketahui ke mana mesti pergi? Dan aku telah melatih diri untuk menyukainya. Karena hanya ketik...

Bidadari Sebrang Nusa

›
Ketika rembulan memintaku bercerita tentangmu, kusisihkan sejenak perasaanku padamu. Jika tak kusisihkan, aku tak akan bisa memulai cerita...

Untuk Sebuah Nama

›
Perempuan penghuni malam itu diam terpaku. Matanya sendu menatap gundukan tanah merah basah. Kemarin hari, di iringi derai gerimis, ia me...

Hijab Cinta

›
Wahai ikhwan yang melukis rindu atas kedamaian surga, atas nama Rabb ku; aku ingin mencintaimu karena-Nya, mengukir nama indahmu di bawah ...

Menantimu Menuju-Nya

›
Dan..... Ku tepis rasa yang sering datang melanda di sajadah cinta. Dan, ku telusuri indahnya penantian dalam doa, kala hati hampa dalam j...
‹
›
Beranda
Lihat versi web

Yuneet Mujtaba

Gadis Senjakala
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.