Namaku; Sunyi

Aku adalah wanita yang jatuh cinta pada sepi. Sebab keheningan selalu mencengkam pada sunyi! Iyaa ... namaku Sunyi; Aku ingin sendirian, perlu merenungkan malu dan putus asa di pengasingan. Aku butuh sinar matahari dan batu paving..... Jalan-jalan tanpa teman dan percakapan serta di iringi musik hatiku sebagai harmonika kalbu.

Aku begitu lelah mencari jati diri; Sunyi. Kebisingan selalu menerpa seperti yang terjadi kadang-kadang saat menetap dan melayang tepat untuk lebih dari sesat! Suara gerakanpun turut berhenti.

Kali, bertanya? Apa hal terburuk yang akan terjad, kemudian mendorong diri untuk sedikit lebih jauh dari berani setelah memulai bicara..... "Orang akan berteriak padaku, mereka akan menggangguku dan menempatkan ke bawah penyaranan pribadi. Dan dunia tidak akan berakhir."

Mungkin, menjawab? Benar kebohongan paling kejam, sering di ceritakan dalam Sunyi. Dan aku akan takut menyambut pembicaraan yang terkadang tak ada kata-kata. Kesunyian melemparkan selembar lautan, tapi aku berhasil mencapai di atasnya, untuk membungkus lenganku di sekeliling.



TanjungKarang, 04012017