Ibu..... Bukan, bukan seikat bunga yang kan kubelikan di hari ini untukmu. Sebab aku tahu wangi bunga apa pun di dunia ini tak sewangi budimu. Bukan, bukan emas permata yang akan kuhadiahkan di hari ini untukmu. Karna aku tahu itu tetap tak sebanding dengan kasih sayangmu.
Tidak, tidak akan kulantunkan syair indah di hari ini tentangmu. Aku tak ingin menjadi pendusta, karna perlakuanku padamu belum seindah bait-bait syairku tentangmu. Aku malu berdoa untukmu. Sebab doaku masih sebatas doa ketakutanku atas banyaknya dosa yang tlah kulakukan terhadapmu. Malu, doaku baru sebatas ucapan lidah belum di sertai dengan darma baktiku padamu. Doaku pun belum setulus doa-doamu untukku yang mengalir lewat kata serta rasa tanpa jeda.
Ibu....." Di hari ini aku hanya ingin bersaksi untukmu. Seperti Gus Mus yang bersaksi dalam puisi untuk ibunya. Tuhan, di hadapan-Mu aku bersaksi untuk ibuku. "Kusaksikan dengan sebenar-benarnya, bahwa ibuku tlah menjalankan kewajiban pada anak-anaknya selayaknya sebagai seorang ibu. Mengasuh dan membesarkan anak-anaknya dengan penuh kasih sayang."
Tuhan, kutepiskan rasa malu tuk memohon pada-Mu. Bahagiakan beliau selalu dalam hari tuanya, limpahkan selalu rahmat serta kasih sayang-Mu untuknya, dan ampunilah segala dosa-dosa ibuku. Ibu, tak bisa kuberikan yang terindah di hari ini untukmu. Hanya kesaksianku untukmu dihadapan Tuhan, walau aku tahu Tuhan Maha Tahu.
Tanjungkarang, 22112014
Tidak, tidak akan kulantunkan syair indah di hari ini tentangmu. Aku tak ingin menjadi pendusta, karna perlakuanku padamu belum seindah bait-bait syairku tentangmu. Aku malu berdoa untukmu. Sebab doaku masih sebatas doa ketakutanku atas banyaknya dosa yang tlah kulakukan terhadapmu. Malu, doaku baru sebatas ucapan lidah belum di sertai dengan darma baktiku padamu. Doaku pun belum setulus doa-doamu untukku yang mengalir lewat kata serta rasa tanpa jeda.
Ibu....." Di hari ini aku hanya ingin bersaksi untukmu. Seperti Gus Mus yang bersaksi dalam puisi untuk ibunya. Tuhan, di hadapan-Mu aku bersaksi untuk ibuku. "Kusaksikan dengan sebenar-benarnya, bahwa ibuku tlah menjalankan kewajiban pada anak-anaknya selayaknya sebagai seorang ibu. Mengasuh dan membesarkan anak-anaknya dengan penuh kasih sayang."
Tuhan, kutepiskan rasa malu tuk memohon pada-Mu. Bahagiakan beliau selalu dalam hari tuanya, limpahkan selalu rahmat serta kasih sayang-Mu untuknya, dan ampunilah segala dosa-dosa ibuku. Ibu, tak bisa kuberikan yang terindah di hari ini untukmu. Hanya kesaksianku untukmu dihadapan Tuhan, walau aku tahu Tuhan Maha Tahu.
Tanjungkarang, 22112014