Selamat datang; tinggal November!

Ketika saya berumur 5 tahun, ibuku selalu mengatakan kepadaku bahwa kebahagiaan adalah kunci kehidupan. Ketika saya pergi ke sekolah, mereka bertanya "Apa keinginanmu kelak, ketika kamu besar?" Saya menuliskan 'happy'. Mereka bilang aku tidak mengerti tugas, dan saya mengatakan kepada mereka mereka tidak memahami kehidupan.

3 tahun hampir usai, seperti tahun yang lalu ketika aku di diterasingkan. Lihat Datuk, Ghadeer telah memenuhi tugasmu. Banyak yang aku dapat di kehidupan ini, ketika uang bukanlah segalanya sumber kebahagiaan; ia adalah pendukung. Aku tahu, bagaimana kesepiannya diriku saat aku di abaikan, manfaatkan, bahan pergunjingan dan di lempar. Hmmmm ... mereka tak tahu nama asliku, itulah sebabnya mereka hanya mengenang nama kesukaanku. Aku hanya ingin itu hanya sepintas datang suatu pristiwa yang tumbuh mendewasakanku, sebapnya aku tak pernah ceritakan dan tunjukan biodataku. Aku terus merangkai cerita tentang sedikit tragedi di kehidupanku, tidaklah semua aku harap mereka janganlah tahu 'Saya ingin hidup tanpa uang, yang mereka lihat aku kekurangan; memang benar aku kurang'

Ada banyak orang yang membenciku di sini (LM), bahkan keributan kerap-kali gaduh saat emosi teduh. Aku terus menguatkan keinginanku, 'tugasku belum usai' kadang-kala sesekali terlintas 'Apakah ada manusia jenis-jenis begitu? Memperpanjang masalah, hobi benar makanya hidupnya sukar' aku terus mempelajari adakalanya kita salah untuk mengalah, hanya tak ingin memperpanjang masalah. Apa beratnya katakan "Iya, aku salah" toh itu yang me

reka cari?
Tanpa perbedaan kita tak akan tahu makna kasih sayang. Saya paling benci bila orang panatik mengguncing tentang agama! Biarkanlah itu adalah keyakinan, bukankah iman tak bisa di lihat; hanya ada di hati kita. Semua agama pada dasarnya ada satu kesamaan "mengajarkan kebaikan" bukankah begitu? Alhamdulillah, lagi-lagi aku dapat pembelajaran di sini.

Jika dunia hanyalah menggoda, yang akan mudah digoda. Jika itu hanya menantang, bahwa akan ada masalah. Tapi saya muncul di pagi hari terbelah antara keinginan untuk memperbaiki dunia dan keinginan untuk menikmati dunia. Hal ini membuat sulit untuk merencanakan hari.

Ada dua dasar kekuatan memotivasi: rasa takut dan cinta. Ketika kita takut, kita tarik kembali dari kehidupan. Ketika kita sedang jatuh cinta, kita terbuka untuk semua kehidupan yang ditawarkan dengan gairah, semangat, dan penerimaan. Kita perlu belajar untuk mencintai diri kita terlebih dahulu, dalam segala kemuliaan dan ketidaksempurnaan kita. Jika kita tidak bisa mencintai diri kita sendiri, kita tidak bisa sepenuhnya terbuka untuk kemampuan kita untuk mengasihi orang lain atau potensi kita untuk membuat. Evolusi dan semua harapan untuk beristirahat dunia yang lebih baik dalam keberanian dan terbuka hati visi orang-orang yang menganut kehidupan.


01112016